Ahad, 21 maret 2010, BSMI kab bandung kembali terjun ke Dayeuh Kolot. Kali ini banjir yang terjadi jauh lebih besar daripada banjir sebelumnya. Tim yang turun harus memulai perjalanan ke lokasi pengobatan dengan berjalan kaki didalam genangan air banjir setinggi lutut sejauh 1,5 km di jalan raya Dayeuh Kolot. Sementara sebagian tim yang lain harus naik Dokar sambil membawa obat-obatan. Sesampainya di gang kampung tujuan, selanjutnya kita meneruskan perjalanan dengan perahu kayu. Tim harus dibagi dalam tiga kali pengangkutan perahu yang dibantu dorongan oleh warga kampung.
Saat tim sampai di lokasi, di sebuah masjid yang lantai dasarnya sudah tergenang air, tim memanfaatkan lantai 2 masjid untuk melaksanakan kegiatan pengobatan ini. Selanjutnya seperti Baksos-baksos sebelumnya, tim membagi tugasnya masing-masing, mulai dari bagian pendaftaran pasien hingga pengambilan obat. Kali ini tim dari BSMI Kab.Bandung yang dibantu 1 dokter, 2 orang Koas FK unpad, 4 orang Koas FK Unisba. Pengobatan kita berikan pada sekitar 50 orang pasien. Banyak dari pasien mengeluhkan gatal-gatal, mual, magh, pegal-pegal, dan keluhan-keluhan lainnya. Selain keluhan tersebut, pasien-pasien tersebut juga mengeluhkan kurangnya bantuan pangan dan pakaian.
Bagi para pembaca yang berniat mendonasikan rizkinya, silahkan disalurkan donasi terbaik anda untuk Korban Bencana Banjir di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Tanjung Priok No. Rek. 0200038569 a.n. Bulan Sabit Merah Indonesia


